Libya kini dapat kembali menggelar pertandingan di negaranya sendiri, seiring dengan diangkatnya sanksi dari FIFA. Keputusan FIFA itu sendiri berkaitan dengan keputusan lainnya dari CAF medio Maret lalu.
Organisasi sepak bola dunia FIFA mencabut larangan Libia menjadi tuan rumah walaupun negara itu masih menghadapi isu keamanan menyusul digulingkannya Muammar Gaddafi.
Para penjarah dan kelompok bersenjata memenuhi jalanan Republik Afrika Tengah, setelah pemberontak menduduki ibu kota Bangui. Presiden Francois Bozize dikabarkan kabur keluar Bangui.
Pemerintah Belanda terus meyakinkan bahwa ratifikasi ICC sangat penting bagi Indonesia. Apalagi Indonesia saat ini menjadi negara yang sangat berpengaruh di kawasan Asia.