Gempa bumi berkekuatan di atas magnitudo 6,0 di Bengkulu, Rabu (19/8) pagi tadi, disebut juga gempa kembar atau doublet earthquake. Begini penjelasan BMKG.
BMKG mengatakan, gempa bumi dengan M 6,9 dan M 6,8 yang mengguncang Bengkulu dikarenakan aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.
Gempa magnitudo (M) 5,1 di Lebak, Banten, menimbulkan getaran hingga dirasakan di Jakarta. Getaran dirasakan kuat oleh penghuni gedung tinggi di Ibu Kota.
Gempa magnitudo (M) 5,4 mengguncang Lebak, Banten, dan terasa hingga Jakarta. BMKG menjelaskan gempa ini dipicu aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia.