Perusahaan Amerika Serikat dan Rusia menduduki peringkat teratas dalam penjualan senjara. Laporan SIPRI juga menyebut Turki dan Cina sebagai produsen besar.
Sekitar 50 ribu tentara bergabung latihan perang NATO di Norwegia untuk menguji pertahanan aliansi melawan agresor fiktif. Jerman adalah peserta terbesar kedua.
Selain kekurangan panser dan pesawat tempur, militer Jerman kekurangan tenda dan pakaian musim dingin. Padahal Jerman akan memimpin pasukan gerak cepat NATO.