Tren tanam cabai dimulai 2011 yang diikuti oleh puluhan orang. Pada 2012, lahan cabai semakin bertambah luas, dan diikuti oleh desa-desa di kabupaten yang sama.
Banyak cerita yang telah dilalui pantai ini sejak dahulu kala hingga kini beralih menjadi tempat wisata nan indah yang menghadap langsung ke Selat Malaka.