Dahlan Iskan membantah keluarganya ikut proyek PLN. Namun, ia mengakui pemborosan yang terjadi di perusahaan pelat merah itu. Penyakit kronis yang tak kunjung sembuh.
Ia pernah menjadi jenderal dengan sinar paling terang. Dituding terkait HAM. Ia dituding otoriter dan berkepribadian tidak stabil sehingga tak cocok sebagai presiden.