Calon presiden (capres) reformis Iran, Masoud Pezeshkian, memenangkan pemilihan presiden. Pezeshkian menyampaikan sikap yang berbeda dengan para pendahulunya.
Dibanding pemimpin-pemimpin Iran sebelumnya, Pezeshkian ini agak beda. Dia adalah politikus reformis yang mau memperbaiki hubungan dengan negara-negara Barat.
Capres reformis Iran, Masoud Pezeshkian, memenangkan pilpres putaran kedua melawan capres ultrakonservatif, Saeed Jalili, yang digelar pada Jumat (5/7).