PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI mendapatkan suntikan modal dari pemerintah. Penambahan modal diberikan lewat APBN 2025 sebesar Rp 1,8 triliun.
FGD turut membahas target KAI dalam meningkatkan headway khususnya di jalur Stasiun Tanah Abang-Stasiun Rangkasbitung. Headway ditargetkan maksimal 8 menit.
"Begitu gempa dirasakan, KAI segera menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) pada perjalanan kereta api dan melakukan koordinasi lintas unit," kata Anne.