KAEF memangkas kerugian pada triwulan III-2025 sebesar Rp 316,7 miliar menjadi Rp 234,1 miliar dibandingkan dengan triwulan III-2024 sebesar Rp 550,8 miliar.
Wamenkes Dante Saksono menilai industri vaksin Indonesia berpotensi global. Bio Farma didorong untuk produksi vaksin terjangkau dan berkualitas untuk ekspor.
BPOM apresiasi peresmian fasilitas produksi radiofarmaka di Sidoarjo. Fasilitas ini dukung ketersediaan produk kanker yang aman dan bermutu di Indonesia.
PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) berhasil mencetak laba bersih di semester I-2026, setelah rugi ratusan miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja ekspor produk kesehatan Indonesia meningkat, didorong permintaan global. Bio Farma raih Primaniyarta Award 2025 atas kontribusi dalam ekspor vaksin.
BPOM menindak tegas 15 produk obat bahan alam (OBA) ilegal dan berbahaya. Ini karena obat tersebut mengandung bahan kimia obat (BKO) yang dapat merusak tubuh.