PM Jepang Sanae Takaichi ingin menambah belanja negara demi memacu pertumbuhan. Namun dengan beban utang yang tinggi, ekspansi fiskal Tokyo dinilai rentan.
PM Jepang Sanae Takaichi berencana merevisi undang-undang remunerasi pegawai negeri untuk memotong gaji para anggota kabinet, termasuk dirinya sendiri.