Profesor Anton Irawan dari Untirta berpendapat energi baru terbarukan (EBT) mahal. Lebih baik RI membangun PLTN saja. Dia mengutip Gibran soal greenflation.
Seorang politisi Inggris disiram 'milkshake', sementara selebritas asal Jepang memberikan tawaran hingga Rp1 miliar bagi yang bisa menemukan pelaku vandalisme.
Cita-cita untuk memiliki PLTN dicanangkan Presiden Sukarno sejak 1956. Hingga presiden ke tujuh, tak ada komitmen politik untuk mewujudkan cita-cita itu.