Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur menyebabkan belasan korban meninggal. Pemerintah melalui berbagai kementerian bergerak cepat untuk membantu korban.
Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi 16. 22 korban masih dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), dievakuasi belakangan atau terpisah dengan gerbong.
Lokomotif yang tersangkut di gerbong KRL di Stasiun Bekasi Timur dapat dipisahkan setelah evakuasi selama 8 jam. Tujuh penumpang meninggal, 81 luka-luka.