Waketum KADIN Bamsoet menyebut prospek bursa berjangka aset kripto bergantung bagaimana negara mampu menyeimbangkan inovasi dan kebutuhan perlindungan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penerimaan pajak dari transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp 1,09 triliun sejak dikenakan mulai pertengahan 2022.
Kripto masih menjadi instrumen investasi yang banyak dibeli di Indonesia. OJK mencatat, jumlah investor kripto di RI tembus angka 13,71 juta per Maret 2025.