Tingkat hunian hotel mewah di Indonesia mengalami penurunan signifikan pada November 2025, sementara hotel kelas menengah menunjukkan ketahanan yang lebih baik.
Tingkat okupansi hotel di NTB turun 20% pada 2025, dipengaruhi minimnya atraksi budaya dan efisiensi anggaran. Pengusaha cari pasar baru untuk bertahan.