BPS mencatat Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami deflasi sebesar 0,35 persen pada Juli 2026. Penurunan harga berasal dari cabai rawit hingga emas perhiasan.
Peternak ayam petelur di Probolinggo resah akibat anjloknya harga telur dan naiknya biaya pakan. Banyak pekerja dirumahkan, dan produksi menurun drastis.