Donald Trump memanfaatkan tarif sebagai instrumen memaksakan kepatuhan dari negara pembangkang. Haruskah AS kini mengkhawatirkan tindakan balasan dari mitra?
Uni Eropa masih berharap tercapainya kesepakatan dagang dengan AS. Namun waktu yang tersisa tidak banyak, setelah Trump menetapkan tenggat hingga 1 Agustus.
Pertarungan untuk meloloskan RUU "Big Beautiful Bill" tampaknya hampir mencapai akhir. Namun, kebijakan pajak dan belanja andalan Trump ini tidak populer.
Bagi Indonesia, ancaman ini bersifat non-linier; tidak datang secara bertahap tetapi dapat muncul tiba-tiba, yang mampu melumpuhkan urat nadi ekonomi kita.