"Orang berkarya seni melalui puisi ya kita hormatilah. Yang penting tidak merevisi doa, he-he-he.... Pak Syafii sedang khilaf ya?" kata Dradjad Wibowo.
Dengan melihat realitas keberislaman yang diperagakan sedemikian arogan belakangan ini, narasi "Perang Badar" macam apa yang sebetulnya sedang diperjuangkan?
"Ini sering dipakai oleh kalangan teroris. Mereka sering manfaatkan anak-anak dan perempuan untuk cari legitimasi seolah mereka suci dan mulia," ujar Budiman.