Wira menjelaskan alat kontrasepsi ditemukan di kos diplomat di Menteng. Alat kontrasepsi juga ditemukan di dalam tas yang ditinggalkan korban di gedung Kemlu.
Tim Subdit Toksikologi Puslabfor Bareskrim Polri telah melakukan rangkaian pemeriksaan laboratorium terhadap tubuh diplomat muda Kemlu yang ditemukan tewas.
Diplomat Kemlu, ADP (39), diduga tewas tanpa ada keterlibatan orang lain. ADP diduga sempat memanjat dinding rooftop kantor Kemlu hingga tangannya memar.
Ade Ary menambahkan, pemeriksaan dilakukan untuk mencari tahu penyebab pasti kematian korban. Pihak kepolisian masih menunggu proses autopsi dari kedokteran.