Berkat mediasi Amerika Serikat, negosiasi damai Rusia-Ukraina berlangsung antara 23-24 Januari di Uni Emirat Arab. Pembagian wilayah menjadi hambatan terbesar.
Kementerian Luar Negeri Indonesia menekankan pentingnya inklusivitas dalam pembahasan resolusi gencatan perang Ukraina di PBB, dengan Indonesia memilih abstain.