Perusahaan AS seperti Microsoft dan Amazon meminta pekerja H-1B kembali sebelum biaya visa naik. Kebijakan Trump picu kepanikan di kalangan pekerja asing.
Microsoft menyebut baru saja mem-PHK 3% dari total pegawainya, sekitar 6.000 orang, sebagai bagian dari langkah efisiensi untuk menekan biaya operasional.
Microsoft baru-baru ini kembali melakukan PHK terhadap 9.000 karyawannya. Kuat dugaan, raksasa teknologi ini semakin merangkul AI dalam operasionalnya.