Selama puasa, Wempi akan beristirahat. Dari Bandung, ia akan pulang kampung ke Solo. Usai lebaran, ia kembali melanjutkan perjalanan menuju Bali dan Lombok dengan menggoes sepeda low rider kesayangannya.
Saat tiba di suatu daerah, Wempi Sarana (27) selalu mendatangi tempat yang terkenal lebih dahulu. Ia pun mengaku memiliki segudang pengalaman yang berkesan saat berkeliling dengan sepeda kesayangannya.
Setiap hari, Wempi Sarana (27) menggoes sepeda low roder jenis chooper sekitar 18 jam. Ia menempuh perjalanan mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 24.00 WIB. Hanya membawa bekal seadanya, Wempi pun terpaksa tidur di pinggir jalan.
Jika Wempi Sarana (27) tak punya uang saat perjalanan keliling sejumlah daerah di Indonesia, maka pria nyentrik itu akan mengeluarkan senjata andalannya yakni sebuah pisau cutter.
Ide gila Wempi Sarana (27) berkeliling ke sejumlah daerah di Indonesia menggunakan sepeda low rider jenis chooper, benar-benar nekat. Bagaimana tidak, ia hanya berbekal uang Rp 32 ribu.
Wempi Sarana (27) terlihat begitu nyentrik dengan rambut ikal sebahu dan kalung etnik berbahan dasar kayu. Ia pun punya ide gila dengan berkeliling ke sejumlah kota dan pulau di Indonesia menggunakan sepeda low rider jenis chooper.
Mulai 2 Agustus 2010, sterilisasi busway dilakukan kembali secara tegas. Park and ride di Ragunan, Jakarta Selatan, yang sebelumnya sepi kini ramai kembali dengan kendaraan roda empat dan dua.