Jangan sudutkan anak kecil jika mereka teler akibat narkoba. Seringkali, mereka mengonsumsi narkoba karena 'kecelakaan', akibat kesembronoan orang dewasa.
Jumlah coklat narkoba yang dibawa siswa TK Sekar Bangsa, Rida Wahyu, untuk bekal ke sekolah cukup banyak, mencapai 30 butir! 'Coklat' itu lalu dibagi-bagikan kepada 4 temannya.
Sungguh mengkhawatirkan jika nantinya 5 siswa TK Sekar Bangsa ketagihan Happy Five. Sebab kecanduan Happy Five bisa menurunkan prestasi belajar mereka.
Seorang anak siswa TK Sekar Bangsa yang mengkonsumsi narkoba yang dikira coklat masih menjalani perawatan di RS Fatmawati. Kondisi Andrian masih lemah.
Misteri asal muasal coklat narkoba yang dikonsumsi lima anak TK Sekar Bangsa mulai terkuak. Sri, ibu dari Rida Wahyu, mendapatkan coklat yang ternyata narkoba Happy Five dari suaminya.
Polisi segera mencari tahu dari mana 5 anak TK Sekar Bangsa mendapatkan pil narkoba Happy Five yang mereka kira coklat. Mereka menanyai Sri, orang tua Rida Wahyu.
5 Anak TK Sekar Bangsa yang dirawat di UGD RS Fatmawati, ternyata bukan keracunan coklat, seperti diberitakan sebelumnya. Mereka memakan pil narkoba jenis Happy V. Duh!
Bingung biaya operasi kanker rahim yang dideritanya, Lilik Mulyana (41) nekat menjual 100 butir ineks. Dia berharap hasilnya bisa membiayai operasi yang mencapai Rp 12 juta.