Grup hacker Anonymous sempat bikin heboh setelah mengungkap rencana serangan ISIS ke sejumlah negara. Namun hari ini Anonymous menyangkal dengan menyebut bahwa informasi yang disebar itu bukan berasal dari mereka.
Grup aktivis hacker yang bernama Anonymous mengungkap rencana serangan ISIS ke sejumlah negara. Di antara negara-negara tersebut muncul nama Indonesia. Benarkah?
Serangan DDoS yang dilancarkan grup hacker Anonymous terhadap situs-situs milik ISIS mengalami hambatan. Situs-situs ISIS tersebut dituding dilindungi oleh layanan milik CloudFlare, yang berasal dari Silicon Valley, Amerika Serikat.
Setelah mendeklarasikan perang terhadap ISIS sebagai respon atas serangan teror di Paris, kelompok hacker Anonymous langsung membuktikan ancamannya. Mereka membombardir akun Twitter yang terkait militan ISIS.
Kelompok hacker Anonymous yang terkenal karena berbagai serangan cyber tingkat tinggi, mendeklarasikan perang pada ISIS. ISIS langsung menanggapi ancaman itu dan menjuluki Anonymous sebagai idiot.
Serangan cyber di Indonesia tergolong tinggi. Hanya saja yang dilaporkan dan dilakukan investigasi masih kecil angkanya. Banyak korban yang justru enggan melapor ke polisi. Lho kok?