IHSG sempat cetak rekor intraday tertinggi di 4.195 di tengah koreksi bursa-bursa Asia. Maraknya profit taking akhirnya membuat IHSG kembali ke zona merah.
Untuk IHSG hari ini kami perkirakan berlangsung fluktuatif dengan kisaran trading di 4.168-4.220. Kinerja emiten periode 1H11 masih menjadi penopang pergerakan IHSG.
Kapitalisasi 25 saham unggulan di BEI hingga semester I-2011 mencapai Rp 2.327,112 triliun. Posisi puncak masih dipegang PT Astra International Tbk (ASII) Rp 285,409 triliun.
IHSG kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa setelah menanjak 62 poin. Bursa-bursa Asia yang menguat serta meredanya krisis utang As menjadi faktor pendorong naiknya IHSG.
IHSG berhasil menyentuh posisi intraday tertingginya sepanjang masa di level 4.187 didorong sentimen positif dari mulai meredanya krisis utang Amerika Serikat (AS).