Bripda Brano Rorintulus (22), anggota polisi yang bertugas di Polda Sulut menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tidak dikenal di parkiran Red Monkey Karaoke Megamass.
Terdakwa kasus bentrok antar warga di Gandekan, Solo, Iwan Walet mengaku memukul korban, Dwi Pamuji, karena terpicu dendam pribadi. "Ciri-cirinya sama seperti yang memukuli saya sebelumnya. Jadi saya pukuli," katanya.
Bermaksud menasihati, seorang pemuda yang membeli bensin di SPBU Karanganyar Legok, Semarang, Satria Pamungkas (25) justru dipukuli ramai-ramai oleh sekelompok pemuda mabuk.
Gesekan antar ormas FBR dengan PP tak membuat polisi tinggal diam. Kepolisian Resor Jakarta Barat mengamankan 2 orang pelaku pengeroyokan yang terjadi pada Minggu (1/7).
Briptu Rifky Yuda (26) dikeroyok sekelompok pemuda di sebuah diskotek di Senayan. Selain mengeroyok Rifky, para pelaku juga menusuk dua pengunjung diskotek.
"Ada 12 orang yang diamankan. Saat ini, mereka masih kita pisah-pisah, yang mana yang terlibat, mana yang tidak," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan.
Briptu Rifky Yuda (26) tidak hanya babak belur setelah dikeroyok sekelompok pria dari etnis tertentu di diskotik di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Anggota Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya itu juga harus kehilangan pistolnya.
Seorang satpam Pasar Ramayana, Cengkareng, Jakarta Barat, mengalami luka bacok akibat dikeroyok anggota sebuah ormas. Para pelaku mengeroyok korban lantaran mengenakan kaos bergambar logo ormas tandingannya.