Sebagai desa Bali Aga, Desa Tenganan memiliki pembeda signifikan dari desa adat lain. Ada larangan poligami, tinggal terpisah dari mertua, juga aturan lainnya.
Puluhan siswi di Prancis dipulangkan ke rumah karena menggunakan abaya dan menolak ganti baju. Sejumlah pihak menilai ini bentuk penghinaan terhadap kebebasan.