Untuk membuat santap sahur lebih bergairah, sajikan olahan ikan asin yang satu ini. Ikan asinnya gurih dibalut sambal hijau yang pedas-pedas asam. Paling serasi berjodoh dengan sepiring nasi hangat. Mau coba?
Ikan nila nano-nano racikan resto yang satu ini rasanya memang bercampur aduk, ada asam, manis, dan pedas yang menyatu menjadi sensasi nan dahsyat. Ikannya memakai nila bibit Bangkok dengan ukuran lebih besar dari nila biasa. Lebih dahsyat lagi saat dicocol sambal terasi, huah huah.. pedas menggigit!
Kekayaan kuliner dari Cibiuk kabupaten Garut ternyata mampu membuat lidah bergetar. Racikan sambal yang pedas segar dengan nasi oncom yang pulen pedas sungguh menggiurkan. Disantap dengan gurami goreng yang renyah dan oseng daun genjer yang krenyes-krenyes, benar-benar tak ada duanya!
Nasi uduk memang banyak sekali versinya, seperti nasi uduk ini. Nasinya pulen dengan harum aroma serai dan daun salam yang kuat. Ayam goreng yang kriuk renyah menjadi teman yang setia. Saat dipasangkan dengan tiga jenis sambal plus kucuran sedikit kecap manis rasanya jadi gurih, manis dan pedas. Benar-benar mantap!
Racikan masakan Padang Medan dari dapur resto ini memang mengguncang lidah. Gulai kepala ikan kakap yang berkuah kuning pekat gurih meresap hingga ke tulangnya. Sedangkan ikan bawal goreng rica-ricanya kriuk.. kriuk renyah panas mengepul diselingan irisan cabai hijau yang asam pedas menggigit! Kamipun nyaris tak bisa berhenti menyuapnya!
Daging ikan gurami diiris tipis, dibalut tepung dan digoreng garing komplet dengan taburan kremesan yang renyah. Dicocol sambal cabai rawit kecap plus sambal dadak yang pedas rasanya jadi hebat. Makin dahsyat setelah disuap dengan nasi pandan teri yang kemepul wangi gurih. Raos pisan!
Letak warung ini bukanlah berada di pinggiran jalan, melainkan di pojok sebuah mal. Selain interior yang ditata bak jaman baheula, semua makanan yang ditawarkan pun bermenu tradisional. Selain rawon, gudeg ada pula nasi bogana yang makin sedap saat disantap bersama es cincau hijau atau segelas wedang jahe anget!
Nasi liwet, mendoan, dan sate maranggi tersaji dengan penuh kelezatan di ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Angin semilir, lezatnya makanan dan kentalnya nuansa Jawa , menjadikan pengalaman bersantap kali ini sungguh tak terlupakan!
Rumah makan ini cukup sederhana, hanya berupa garasi rumah yang disulap menjadi rumah makan. Ikan bakar dan ayam bakar adalah salah satu menu andalannya, dimakan bersama sambal kecap hmm... rasanya makin nikmat!