Satgas Tinombala melakukan sekat agar simpatisan tak memberi pasokan logistik untuk kelompok Santoso. Sejak Januari 2016 rantai komunikasi juga diputus.
Kontak senjata antara Satgas Tinombala dengan kelompok Santoso pada 28 Februari 2016 lalu menyebabkan Akil terpisah dengan teman-temannya di tim pengintai.
Pengikut kelompok Santoso yang berasal dari Uighur Cina berada di lapisan terdalam alias ring 1. Dari 10 kini tinggal 1 orang suku Uighur di kelompok Santoso.
Bambang berharap Santoso dan kelompoknya tertangkap sebelum anggaran sebesar Rp 25 miliar habis. Satgas Tinombala akan mengubah taktik memburu Santoso.