Ketua DPD Irman Gusman menjabarkan agenda rapat konsultasi lembaga tinggi negara. Rapat yang dihadiri Presiden SBY, pimpinan DPR, MPR, dan menteri kabinet ini akan membahas isu aktual yang terjadi dalam negeri.
Pihak kepolisian mengantisipasi kemungkinan oknum ormas yang ditunggangi untuk melakukan kerusuhan atas ketidakpuasan dari salah satu kubu pasangan capres cawapres yang kalah. Ormas yang rusuh saat Pilpres 2014 akan ditindak tegas.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menyoroti kasus Warga Negara Indonesia (WNI) yang tak bisa menyoblos di Hongkong. Jika memang benar terjadi kecurangan, maka akan ditindaklanjuti.
Baru kali ini WNI di Sydney, Australia antusias berpartisipasi dalam Pilpres. Bahkan mereka rela antre demi mencoblos di tengah cuaca dingin. Bahkan antreannya panjang seperti pembeli iPhone.
Mantan Kasad Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo berharap agar pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli 2014 berlangsung aman, tertib, lancar dan damai. Dia yakin TNI dan Polri akan melakukan pengamanan maksimal supaya tidak terjadi gesekan dalam pilpres.
Presiden SBY memberikan tujuh instruksi kepada jajaran Polri dan TNI untuk mengamankan Pilres 2014. Instruksi tersebut terkait dengan kecemasan sejumlah pihak akan potensi rusuh jelang dan pasca Pilpres 2014.
Pemilihan Umum Presiden sudah di depan mata, tinggal menghitung hari untuk memilih pemimpin negeri ini 5 tahun ke depan. Berbagai kecemasan akan memuncaknya konflik dapat dipahami jika semua pihak tidak mengantisipasinya.