Megaxus angkat bicara seputar tudingan Komite Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menilai game online menjadi salah satu medium penyebar materi pornografi dan kekerasan kepada anak.
Kelompok pemerhati anak diminta mengkaji lebih dalam terkait hukuman kebiri agar tidak terjadi pelanggaran HAM. YLBHI menilai hukuman kebiri tidaklah efektif.
"Ini tidak dilaksanakan seperti mengebiri kucing dengan memotong alat kelamin. Tetapi bagaimana hasrat seksual itu dikurangi," kata Ketua KPAI Asrorun Ni'am.
Ini menegaskan kembali signifikansi peran Relawan TIK Indonesia, Gerakan Desa Membangun, serta berbagai komunitas dan pegiat TIK dalam mendorong literasi digital di wilayah desa masing-masing.
Komnas HAM mulai melihat rencana Presiden melegalisasi hukuman kebiri bagi paedofil. Sementara itu, pemerhati anak terus mendukung hukuman kebiri kimiawi itu.