Karo memang merupakan subkultur Batak yang berdiri sendiri, khas, dan unik. Tidak heran bila secara kuliner pun masakan Karo beda dari masakan Toba, Simalungun, maupun Mandailing. Yuk, cicipi kelezatan masakan Karo!
Ternyata, lawar bukan hanya ada di Bali. Kuliner khas Palopo juga mengenal lawar - biasanya dibuat dari jantung pisang - dan dalam dialek setempat disebut lawa. Di Timor Barat juga ada masakan khas yang disebut lawar. Penasaran?
Sup khas Banten ini unik rasanya, mirip dengan semur daging Betawi. Kuahnya kecokelatan dengan rasa manis pedas yang cukup nendang! Isinya perpaduan antara daging kambing dan sapi yang empuk. Penasaran dengan hidangan para Sultan Banten ini? Cobain yuk!
Jika kebetulan melintas di Kota Pamekasan Madura, Anda bakal menemukan aneka pilihan kuliner. Jika pas adem dan hujan deras, cobalah menikmati Kaldu Kokot yang diyakini mampu mendongkrak stamina.
Secara tradisi, rakyat Timor hanya makan jagung bose untuk makan siang dan makan malam. Jagung bose hanya dibuat dari jagung putih yang rasanya tawar - seperti halnya nasi. Ingin mengenal lebih jauh makanan khas Timor ini?
Sesekali, khususnya menjelang akhir pekan, saya tidak menulis review tentang salah satu tempat makan, tetapi tentang pengalaman makan-makan di satu kota yang pernah saya kunjungi. Kita mulai dengan cerita tentang makan-makan di Dili, Timor Leste.
Tak pelak lagi, daging se'i adalah ikon kuliner Timor. Tetapi di Kupang, masakan daging lain yang cukup populer adalah karmanaci yang cocok ditaburkan di atas jagung bose. Apa itu karmanaci dan jagung bose?
Ternyata, lawar bukan hanya ada di Bali. Di Timor Barat juga ada masakan khas yang disebut lawar. Orang Timor bahkan mengenal dua jenis lawar, yaitu lawar sayur dan lawar ikan. Bumbu dasarnya sama, tetapi bahannya berbeda.
Ingin menikmati hidangan lezat sambil diiringi alunan musik acapela untuk berbuka sore nanti? Resto yang satu ini bisa jadi pilihan menarik. Hidangan Timur Tengah khususnya selama Ramadan ataupun hidangan manca negara laiinya bisa Anda cicipi.