Kawasan Indonesia sangat rentan dilanda bencana gempa yang berpotensi diikuti tsunami. Mengantisipasi korban lebih banyak akibat bencana tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana membangun jalur evakuasi vertikal.
Sutopo Purwo Nugroho adalah salah satu tokoh yang paling sibuk saat terjadi rentetan gempa di Aceh pada Rabu (9/4) lalu. Dia harus memberi informasi akurat ke publik di tengah berbagai isu hoax.
Presiden SBY menginstruksikan BNPB dan BMKG untuk menyusun masterplan antisipasi bencana tsunami dan gempa bumi di Indonesia. Masterplan tersebut ditargetkan selesai dalam dua bulan kedepan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis analisis penyebab gempa 6 skala richter yang terjadi di wilayah Pandeglang, Banten. Gempa disebabkan adanya aktivitas subduksi (tektonik) di Selat Sunda.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut tidak ada korban jiwa ataupun kerusakan bangunan akibat gempa berkekuatan 6 skala richter yang mengguncang Pandeglang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata korban meninggal akibat gempa bumi 8,5 SR dan tsunami di Aceh bertambah dari 5 menjadi 10 orang. Selain itu ada 4 korban luka berat dan 8 koban luka ringan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana masih terus mendata kerusakan yang timbul akibat gempa berkekuatan 8,5 SR di Aceh. Informasi terkini, sebuah jembatan terputus di Aceh Barat.
Setelah sempat ditutup akibat gempa besar berkekuatan 8,5 Skala Richter (SR), Bandara Lasikin yang berada di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh sudah kembali bisa didarati.
Meskipun hampir sepanjang malam diguncang gempa susulan, masyarakat Kota Banda Aceh terlihat tetap tenang. Sebagian besar masyarakat mulai beraktivitas seperti biasa.