Sekitar 17 orang pendamping dana desa diterima Seskab Pramono Anung di Komplek Istana. Mereka menyatakan proses rekrutmen pendamping dana desa tak transparan.
Proses rekrutmen dan kinerja petugas pendamping dana desa dinilai tidak transparan dan bermasalah. Namun pihak Kementerian Desa membantah tudingan tersebut