Klaim Pemerintah Israel bahwa sebagian Tepi Barat sebagai "milik negara" memicu kecaman internasional. Berbagai negara menyebutnya pelanggaran internasional.
Jalur utama Tapanuli Utara ke Tapanuli Tengah-Sibolga terbuka 42 km, namun terputus total di 11 titik akibat jalan amblas. Pembersihan tetap dilakukan.