detikNews Deplu: Garuda Masih Dipercaya Travel warning AS yang melarang warganya menggunakan maskapai Indonesia ditanggapi adem ayem oleh Deplu. Jumat, 20 Apr 2007 11:56 WIB
detikNews Jangan Lupa! Armada Maskapai Nasional Kebanyakan Buatan AS Kedubes AS mengingatkan warganya tidak menggunakan maskapai Indonesia. Tapi lihatlah, pesawat maskapai nasional kebanyakan buatan AS! Rabu, 18 Apr 2007 14:09 WIB
detikNews EKKT Belum Terima Laporan Soal Travel Warning AS Pemerintah AS mengeluarkan travel warning agar warganya tidak terbang menggunakan pesawat Indonesia. Namun Tim EKKT Dephub belum mendapat laporan tersebut. Rabu, 18 Apr 2007 13:13 WIB
detikNews AS Tunggu Perkembangan Keselamatan Penerbangan RI Travel warning Kedubes AS kepada warganya akan diberlakukan hingga melihat perkembangan tentang keselamatan penerbangan di Indonesia. Rabu, 18 Apr 2007 10:59 WIB
detikNews Australia Ingatkan Warganya: Hati-hati Naik Pesawat Indonesia Untuk pertama kalinya Australia mengeluarkan air travel warning: hati-hati naik pesawat Indonesia. Aha..!! Senin, 26 Mar 2007 07:25 WIB
detikNews Tutup Maskapai Kategori III! Kategori I nihil. Semua maskapai belum memenuhi syarat standar keselamatan. YLKI mendesak maskapai yang masuk kategori III ditutup saja. Jumat, 23 Mar 2007 09:27 WIB
detikNews Kategori I Nihil, Garuda, Lion dan AirAsia Kategori II, AdamAir III Tidak ada maskapai penerbangan nasional yang masuk kategori I. Garuda, Lion dan AirAsia kategori II, sedangkan AdamAir kategori III. Kamis, 22 Mar 2007 20:39 WIB
detikNews Saat Dibawa ke Jakarta, Jenazah Diaz Disimpan di Kabin Pesawat Jenazah Diaz Barlean dibawa keluarganya dari Medan menuju Jakarta dengan sebuah pesawat komersil. Jenazah harus disimpan di kabin pesawat. Kamis, 22 Mar 2007 17:23 WIB
detikNews Reruntuhan Pesawat Heli Ditemukan di Deli Serdang Reruntuhan pesawat helikopter ditemukan secara tidak sengaja oleh penduduk di Deli Serdang. Di lokasi juga ditemukan tulang belulang manusia. Rabu, 21 Mar 2007 20:56 WIB
detikNews Kantong Mayat Digunakan untuk Angkut Barang Korban GA 200 Kantong-kantong mayat di sekitar bangkai pesawat GA 200 beralih fungsi. Kali ini, kantong mayat dipakai mengangkut barang-barang penumpang GA 200. Sabtu, 10 Mar 2007 10:18 WIB