Dalam waktu kurang dari kurun waktu 4 jam, dua wilayah di Indonesia diguncang gempa bumi berkekuatan 6,5 SR. Menurut BNPB, dua guncangan besar tersebut tidak menimbulkan kerusakan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis dampak kerugian materiil akibat bencana yang terjadi di Indonesia. Ternyata jumlah kerugian materiil akibat bencana mencapai Rp 105 trilliun. Wah!
Indonesia adalah kawasan yang rutin disambangi bencana alam. Mulai dari gempa bumi hingga bencana gunung meletus. Sayang, tidak semua bangunan di Indonesia, termasuk sekolah, yang tahan bencana.
Gunung Gamalama (1.715 mdpl) di Ternate, Maluku Utara statusnya masih tetap waspada. Sejumlah aktivitas vulkanik terjadi dan warga sekitar diminta waspada.
Meski sudah turun status dari awas, menjadi siaga, radius 3 KM dari puncak gunung Lokon masih dinyatakan berbahaya. Akibatnya 273 pengungsi belum bisa kembali ke rumahnya masing-masing.
Dengan turunnya aktivitas Gunung Lokon, status awas diturunkan menjadi siaga (level III). Meskipun status turun, namun daerah bahaya tetap 3 km dari kawah.
Tiga Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II dan Kepala BNPB Syamsul Ma’arif, akan mengunjungi Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat hari ini, Senin (25/7/2011).
Letusan dari Gunung Lokon yang berlokasi di Tomohon, Sulawesi Utara belum pernah menimbulkan korban jiwa. Gunung ini pun terbilang aktif meletus sejak tahun 1815 silam.