HSBC GPB memprediksi nilai tukar rupiah akan tertekan di kisaran Rp 16.000an pada 2025, dipengaruhi oleh penguatan dolar dan tingginya impor Indonesia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan realisasi asumsi ekonomi makro 2024, menunjukkan pertumbuhan, inflasi, dan nilai tukar meleset dari target APBN.
BPS mencatat inflasi tahun kalender atau year to date (ytd) Desember 2024 sebesar 1,57% menjadi rekor terendah sejak dilakukannya perhitungan inflasi oleh BPS.
BNI optimis menghadapi 2025 dengan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan, peningkatan DPK, dan digitalisasi untuk mengatasi tantangan likuiditas perbankan.