Produk-produk potensial seperti tekstil, alas kaki, furnitur, makanan olahan, elektronik ringan, hingga otomotif dan sarang burung walet semakin kompetitif.
PT Pupuk Indonesia mencatat 6 juta petani belum menebus pupuk subsidi dari 14,9 juta terdaftar. Beberapa alasan termasuk kebutuhan yang belum mendesak.