Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 pembangunan PLTN akan berlangsung Bangka Belitung (Babel) dan Kalimantan Barat (Kalbar).
AS mengumumkan rencana menjual 30-50 juta barel minyak Venezuela. Pemimpin Venezuela menegaskan negaranya dikendalikan pemerintah sendiri, bukan "agen asing".