Ketika masyarakat Bali melakukan Catur Brata penyepian 24 jam, warga pendatang atau yang sudah turun temurun lahir-besar di Bali lainnya ikut terbawa suasana.
Pada akhirnya, tukang becak hanya menjadi subjek narasi dalam pusaran kekuasaan dan perbincangan elitis kelas menengah. Nasib mereka mungkin tidak berubah.
Persaingan medsos buatan lokal kalah pamor dibanding bikinan asing. Karenanya, diperlukan peran tokoh Indonesia untuk mempromosikan medsos karya anak bangsa.