Perseroan menyebutnya 'gig economy' yang secara sederhana dipahami sebagai pertukaran barang atau jasa antar individu/perusahaan lewat platform digital.
"Indonesia menjadi lebih rawan terhadap kejahatan yang sifatnya sistemik. Keamanan dalam negeri semakin dipengaruhi oleh dinamika internasional," ujar dia.
Subholding gas PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mencatatkan laba bersih sebanyak US$ 196,5 juta atau sekitar Rp 2,80 triliun.