Dikutip dari LHP atas Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundangan-undangan, total utang yang bermasalah pengelolaannya sebesar Rp 2,1 triliun dan US$ 1.129.208.
Mohamad Husni ditangkap di Kalibata City, Jakarta Selatan. Ia buron 2 tahun karena korupsi dana tunjangan aparatur desa di kabupaten Seram bagian barat, Maluku.