Houthi mengaku telah melakukan operasi yang menargetkan kapal perusak Amerika dan tiga kapal suplai milik militer AS di Laut Arab dan Teluk Aden, Minggu (1/12).
Tidak hanya mengundang tentara asing asal Iran atau Korut, Rusia dilaporkan mengajak pemberontak Houthi dari Yaman untuk ambil bagian dalam invasi di Uraina.
Houthi di Yaman mengklaim telah mengerahkan drone ke wilayah Israel. Serangan itu disebut mengenai 'target vital' di kota pelabuhan Laut Merah Israel, Eilat.
Panel ahli PBB mengklaim pemberontak Houthi, yang memblokir lalu lintas maritim di perairan Yaman, mewajibkan pemilik kapal membayar menuju Laut Merah.