Dalam catatan detikcom, Senin (22/9.2014), Nama Dato Sri Tahir, sebenarnya tak terlalu familiar di telinga publik. Namanya,mulai mencuat ketika ia masuk dalam daftar 48 Heroes of Philanthropy Asia
Pengangkatan konglomerat Dato' Sri Prof. Dr. Tahir MBA sebagai Penasihat Peningkatan Kesejahteraan Prajurit TNI Panglima TNI Jenderal Moeldoko menimbulkan sikap pro dan kontra. Untuk menghindari fitnah, penjelasan komprehensif diperlukan.
Pengangkatan konglomerat Dato' Sri Prof. Dr. Tahir sebagai penasihat Panglima Tentara Nasional Indonesia menimbulkan pro dan kontra. Kritikan pun datang dari sejumlah pihak.
Langkah maju dilakukan Panglima TNI Jenderal Moeldoko dengan mengangkat konglomerat Dato' Sri Prof. Dr. Tahir MBA sebagai Penasihat Peningkatan Kesejahteraan Prajurit. Selain itu, diperlukan juga penasihat komunikasi.
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengangkat konglomerat dan bos Bank Mayapada Dato' Sri Prof. Dr. Tahir MBA sebagai penasihat. Langkah ini dianggap wajar oleh Komisi I DPR.
Penasihat Panglima TNI Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Prajurit, Dato' Sri Prof. Dr. Tahir MBA akan membangun rumah prajurit TNI di tiap provinsi di Indonesia. Adakah konflik kepentingan dengan TNI?
Diangkat sebagai Penasihat Panglima TNI Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Prajurit, Dato' Sri Prof. Dr. Tahir MBA mengaku akan membangun rumah prajurit TNI di tiap provinsi di Indonesia.
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengangkat konglomerat Dato' Sri Prof. Dr. Tahir MBA sebagai Penasihat Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Prajurit. Menurutnya, itu atas kerelaan bos Grup Mayapada itu.
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengangkat Dato' Sri Prof. Dr. Tahir MBA sebagai penasihat. Konglomerat dan bos Bank Mayapada itu menjadi penasihat untuk membantu mengurusi kesejahteraan prajurit TNI.