Gubernur DKI Joko Widodo memastikan sudah mengirim surat kepada Wakil Presiden Boediono, Senin (16/9) lalu. Ini isi surat Jokowi yang mempertanyakan kebijakan pemerintah pusat soal "banjir mobil murah".
Meluncurnya program mobil murah dikhawatirkan membuat lalu lintas makin padat, terutama di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Jokowi harus segera mengambil kebijakan baru.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyiasati 'banjir mobil murah' yang tak lama lagi akan datang dengan peraturan daerah. Perda ini mengatur kebijakan nomor polisi ganjil-genap, Electronic Road Pricing (ERP) sampai berkirim surat ke Wakil Presiden Boediono.
Satu lagi komentar bernuansa 'miring' pada mobil murah muncul dari pejabat pemerintah. Menhub EE Mangindaan berharap low cost green car (LCGC) alias mobil murah tidak terlalu banyak beredar di Jabotabek.
Menhub EE Mangindaan berharap low cost green car (LCGC) alias mobil murah tidak terlalu banyak beredar di Jabotabek. Sebab infrastruktur belum mendukung program tersebut.
Jokowi tidak menolak program mobil murah yang dibesut Menperindag MS Hidayat. Ia kini mencari siasat jitu untuk menangkal kemacetan yang kian menggila yang bakal dilahirkan akibat program itu.
Kabar mengejutkan datang dari orang nomor 1 DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan tidak setuju dengan lahirnya mobil murah di Indonesia. Tentu hal ini menjadi angin segar.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) melontarkan pernyataan yang tidak sejalan dengan program pemerintah terkait LCGC atau mobil murah ramah lingkungan.