Sebagian besar saham AS jatuh, setelah Federal Reserved menyatakan pertumbuhan ekonomi melambat di beberapa sektor. Bursa Asia juga melemah karena berita dari The Fed tersebut.
Bursa saham Asia menguat tipis di hari Senin, didorong oleh penguatan pada Wall Street di tengah prospek terhadap stress test bank Eropa. Berikut market flash eTrading Securities.
Bursa Wall Street gagal mempertahankan penguatannya lebih jauh, setelah Bank Sentral AS menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS dan mengisyaratkan kebijakan stimulus baru.
Singapura akan mencatatkan diri sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Negara mungil itu memproyeksikan perekonomiannya tumbuh di kisaran 13-15% PDB di tahun 2010, melibas China.
Wall Street mulai pulih pada perdagangan perdana pekan ini setelah libur panjang. Indeks saham di Wall Street berakhir di teritori positif setelah pada pekan lalu terus menerus ditekan aksi jual.
BI mencatat suku bunga deposito dan kredit kembali menurun walaupun cenderung melambat. Bank-bank asing dan campuran terlihat paling aktif dalam menggerakkan suku bunga.