Lima personel keamanan Afghanistan tewas ketika mengawal konvoi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Belum diketahui motif dan pihak yang melancarkan serangan.
Taliban menolak tuduhan Washington bahwa mereka tidak memenuhi janjinya di Afghanistan. Sebaliknya Taliban mengklaim AS melanggar kesepakatan di Afghanistan.
Pemerintah AS melihat sulitnya jalan untuk penyelesaian negosiasi dengan Taliban, terkecuali kelompok itu memenuhi komitmennya berdasarkan kesepakatan 2020.
Pemimpin kelompok Thaliban di Afghanistan mengatakan praktik poligami "mengundang kritik". Dikatakan bahwa praktik tersebut terbukti menghabiskan banyak dana.