Tidak mudah mengobati varises. Berbagai risiko dapat terjadi baik yang dilakukan dengan cara suntik maupun bedah. Lebih baik memang menghindari terjadinya varises.
Latihan olahraga terutama yang memperkuat otot betis dapat memberi pengaruh pada penyembuhan varises. Otot betis berfungsi memompa aliran darah dari kaki ke jantung.
Peran yang paling banyak pada terjadinya varises adalah pengaruh hormonal saat pubertas, masa kehamilan, dan menopause. Oleh karena itu, varises lebih banyak terjadi pada perempuan tinimbang laki-laki.
Komplikasi varises lebih sering terjadi pada kulit. Semula diawali dengan rasa gatal. Kulit timbul kehitaman seperti eksim dan muncul semacam luka yang terbuka pada permukaan kulit.
Dibanding lelaki perempuan lebih mudah menderita varises. Satu dari dua perempuan ditengarai menderita varises. Sebagai pencetus --meski bukan sebagai faktor utama, diduga terlalu banyak berdiri dan sepatu hak tinggi.
Perempuan hamil seringkali mempunyai komplikasi penyakit. Mual dan muntah pada pagi hari, nyeri, pusing, varises adalah beberapa penyakit yang kadang diidap perempuan saat hamil.
Saya pria 32 tahun menderita varikokel, sudah dioperasi dan sembuh. Tapi akhir-akhir ini apabila lelah setelah mengemudi, terkadang terasa agak mengganjal dan sedikit nyeri. Apakah varikokel saya kambuh kembali?
Dokter, kadang-kadang di daerah testis saya terasa sakit. Dan hal ini terjadi apabila saya ereksi dalam waktu yang sangat lama. Apakah ini berbahaya dan berpengaruh dengan kondisi fertilitas saya?