MenPAN-RB Tjahjo Kumolo meminta maaf karena telah menyebar link film ilegal di Twitter. Posting-an Tjahjo itu menuai sorotan, salah satunya dari Joko Anwar.
"Sementara pasal-pasal kontroversial seperti penafsiran filsafat dan sejarah Pancasila dan lain-lain sudah tidak ada lagi," kata Ketua DPR Puan Maharani.