ADB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Asia dan Pasifik melambat menjadi 5,1% pada 2026-2027, terpengaruh konflik Timur Tengah dan ketidakpastian perdagangan.
Jawa Tengah mencatat pertumbuhan ekonomi 5,89% di awal 2026, melampaui rata-rata nasional. Investasi dan kolaborasi lintas sektor jadi kunci keberhasilan ini.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi mencapai 6% pada 2026. Sementara, pada APBN 2026, pertumbuhan ekonomi ditetapkan 5,4%.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim Bank Dunia meminta maaf atas proyeksi buruk ekonomi Indonesia. Ia optimis pertumbuhan ekonomi akan lebih baik.