Sebuah video yang tampaknya direkam oleh orang bersenjata yang melakukan serangan di gedung konser Moskow diposting di akun media sosial oleh kelompok ISIS.
Rusia mengatakan sekelompok diplomatnya diserang para pemukim Israel di Yerusalem. Penyerangan terjadi di depan tentara Israel, yang tidak berusaha mencegahnya.
Sentimen anti-Tajikistan dan anti-migran dilaporkan semakin meningkat di Rusia setelah serangan teroris yang menewaskan sedikitnya 137 orang pekan lalu.
Lavrov juga mengecam rencana Israel dalam mencaplok wilayah Tepi Barat. Dia menyebut aksi itu merupakan upaya dalam mematikan negara Palestina yang merdeka.